by Nur Jadi
1.
Motivasi: Jalanin
dengan Sebaik Mungkin
Assalamualaikum
wr wb
Yang
menjadi tolok ukur bagi diri kita yaitu adalah kesempurnaan pada waktu
penghabisannya bukannlah kekurangan pada waktu permulaannya. Berbuat baiklah
pada apa yang tersisa , dan ikhlaskanlah yang telah terlewat. Oleh karenanya
kesungguhan dalam melakukan dan menjalani kehidupan ini adalah hal utama untuk
memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin. Namun tak banyak orang
yang menyadari, betapa pentingnya arti hidup ini. Mereka melakukan sesuatu
tanpa didasari dengan aturan hidup dan manajemen yang baik. Tak bisa berkutip
bagi orang yang telah merasa lemah, walaupun sebenarnya ia tak menyadari
kekuatannya melebihi orang orang yang ada di sekitarnya. Sebetulnya sudah
menjadi kodrat ilahi bahwa setiap manusia itu diciptakan dengan kelebihan dan
kekurangan masing - masing. Tapi itupun tergantung kesadaran mereka sendiri, karena
mereka yang sadar adalah mereka yang mampu mengolah kelebihannya menjadi lebih
baik untuk menutupi kekurangan itu, dan mampu mengolah kekurangan itu menjadi
sesuatu yang berarti untuk tidak diremehkan orang lain.
Telah
banyak kita saksikan , mereka yang lahir dengan keterbatasan fisik mampu meraih
gelar professor, itu semua terbukti karena adanya kemauan yang besar dan adanya
kesadaran untuk bagaimana menjadi yang baik dan sebagai makhluk yang bersyukur
atas apa yang sudah menjadi kodrat dirinya. Namun tak sedikit pula yang lahir
ke dunia ini dengan segala bentuk kesempurnaan dan kecukupan, mereka malah
sengsara dengan hidupnya, sedikit musibah sudah mengeluh, dan bahkan mereka tak
segan - segan untuk lari dari kenyataan hidup mereka sendiri. Karena itu kita
harus pandai - pandai dalam hal mengatur diri sendiri, dan sadar atas kemampuan
diri kita yang sebenarnya.
Menggali
potensi diri yang terpendam, dalam jauhnya ranah pemikiran kita, serta
mengolahnya menjadi sesuatu yang berarti, adalah hal utama yang menurut saya
harus dilakukan terlebih dahulu untuk mencapai bagaimana tujuan hidup kita yang
sebenarnya. Dan untuk menunjukkan siapa diri kita sebenarnya kepada dunia dan
agar kita bisa keluar dari tempat persembunyian kita selama ini. Banyak di luar
sana orang yang sebenarnya jauh lebih susah dan banyak masalah dibandingkan
dengan kita sendiri, tapi kok mereka bisa bertahan, jangan hanya karena gara - gara
hati atau persoalan cinta semu yang belum tentu menjadi pasangan hidup kita
nantinya, sampai - sampainya kita tega membunuh diri sendiri,..malah terjun
dari gedunglah, menggores tangan dengan pisau atau apalah segala macam yang
menjadi persoalan hidup yang kita anggap dapat menyelesaikan masalah kita
dengan cepat. Lebih lucunya lagi eh ..menggantung diri. Padahal sebenarnya itu
terjadi karena godaan setan laknat yang telah merasuki jiwa kita untuk
melakukan hal - hal yang terlarang. Terbayang gak sih, banyak lho orang yang
menyesal gara-gara nyia-nyiain hidup sendiri dengan hal yang tak berguna. Oleh
karenanya mungkin mari kita istiqamah. Satu lagi buat apa cepat - cepat mati untuk menyelesaikan masalah kalau
memang belum sampai ajal kita. Kan ngga wajar kalau ngebunuh diri sendiri.
Lihat tuh orang-orang yang dibunuh, sadar atau tidak sebenarnya mereka masih
ingin hidup lebih lama tapi apa oleh buat, ajal begitu cepat datang gara - gara
orang lain. Belum lagi mereka yang jatuh sakit dan meninggal. Sedihnya kalau
belum sempat tobat tapi waktu sudah tiba. Alangkah baiknya jika dilakukan
dengan hal-hal positif jika memang anda masih berfikir bahwa masih ada waktu
kosong dalam hidup anda.
Kalau
dipikir-pikir ada baiknya untuk lebih menjernihkan pikiran mulai dari sekarang
bagi anda yang sedang berada dalam dilema kehidupan, sebelum masalah datang dan
tambah parah, apalagi kalau sudah sampai pada titik jenuh untuk hidup..wah jangan
sampai seperti itu. Bisa - bisa fatal kalau tidak dimulai dari sekarang.
JANGAN LUPA BAHAGIA DAN TETAP SEMANGAT YA....!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar